Rabu, 07 Desember 2022

Contoh Artikel Tentang Hari Ibu


Setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu, adakah peristiwa sejarah dan istimewa yang terjadi pada tanggal tersebut. Mungkin pertanyaan seperti ini sempat terbesit dalam fikiran kita tapi sampai saat ini belum mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Pada awalnya peringatan hari ibu adalah untuk menganang semangat dan perjuangan para perempuan dalam memperbaiki kualitas bangsa ini. Misi inilah yang tercermin menjadi semangat kaum perempuan dari berbagai latar belakang untuk bersatu dan bekerja bersama. Pada peringatan Hari Ibu tahun 1952 diususlkan untuk dibuat sebuah monument, dan pada tahun berikutnya dibangunlah balai srikandi. Ketua kongres pertama Ibu Sukanto melakukan peletakkan batu pertama pembangunan tersebut, dan pada tahun 1956 diresmikan Balai Srikandi oleh Menteri Maria Ulfah. Dan akhirnya pada tahun 1983 Presiden Soeharto meresmikan keseluruhan kompleks monument Balai Srikandi menjadi Mandala Bhakti Widatatama di Jl. Laksda Adisucipto,Yogyakarta.

Kiprah kaum perempuan sebelum kemerdekaan Indonesia adalah kongres perempuan ikut terlibat dalam pergerakan internasional dan perjuangan kemerdekan itu sendiri. Kalau kita melihat sejarah betapa heroiknya kaum perermpuan (kaum ibu) pada saat itu dalam  memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia, apakah sepadan dengan peringatan Hari Ibu saat ini yang ditunjukkan dengan peran perermpuan dalam ranah domestic.

Sebelumnya, perempuan Indonesia memang sudah banyak memperjuangkan hak-haknya. Sebut saja R.A Kartini dan Dewi Sartika, yang bahkan mendirikan sekolah khusus perermpuan untuk kesetaraan hak di masyarakat. Namun pada tanggal 22 desember 1928 setelah diadakan Kongres Perempuan Indonesia merupakan titik dimana perempuan Indonesia masuk ke ranah perjuangan politik praktis. Masih pada zaman kolonial Belanda, kongres perempuan menuntut mengubah kedudukan kaum perermpuan di dalam budaya patriarki. Perempuan masih menjadi pihak yang ditindas dan dikekang oleh berbagai struktur sosial pada masa itu.

Hari Ibu bukalah sekedar hari untuk mengenang hari-hari bahagia bersama ibu kita. Bukan juga cuma diperuntukan untuk para ibu rumah tangga atau mereka yang sudah mempunyai anak. “ ibu” disini mempunyai arti yang sangat luas, sehingga Hari Ibu spesial untuk para perempuan Indonesia.  Hari Ibu Nasional pun semakin dikokohkan melalui Dekrit Presiden Soekarno No. 316 tahun 1959. Nah, ini merupakan tonggak sejarah perjuangan kaum perempuan untuk posisi yang lebih adil dalam masyarakat. Jadi, teman teman, Hari Ibu bukan sekedar hari untuk mengucapkan “terima kasih” kepada ibu kita. Hari Ibu merupakan suatu bentuk apresiasi kepada para perempuan Indonesia yang sudah memperjuangkan hak-haknya sampai detik ini.

Jangan pernah kamu kecewakan kedua orang tua terutama ibu karna ibu adalah orang yang melahirkanmu, mengasuhmu dan selalu ada disaat kamu sedih maupun senang. Jangan sesekali kau sakiti hati ibumu. Ayah adan ibu adalah orang yang sangat berharga dalam hidupmu. 


Contoh Artikel Tentang Hari Ibu

Setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu, adakah peristiwa sejarah dan istimewa yang terjadi pada tanggal tersebut. Mungkin...